18/04/12

Kulit Cantik Alami


Pertambahan usia dan paparan zat kimia kerap memunculkan masalah kulit. Mulai dari kulit kering, kusam, keriput, hingga hilangnya elastisitas kulit akibat berkurangnya kolagen dalam tubuh. 

Sebelum menyerah dengan aneka perawatan mahal di salon, coba lakukan perawatan alami dengan memaksimalkan asupan nutrisi yang diperlukan kulit. Berikut beberapa nutrisi yang menunjang kecantikan kulit dari dalam, seperti dikutip Times of India. 

Vitamin A 
Asupan makanan kaya vitamin A, seperti pepaya, wortel, atau sayuran hijau lainnya, membantu melembabkan kulit.

Vitamin C
Makanan kaya vitamin C, seperti lemon, jeruk, jambu, atau bayam, membantu meningkatkan kolagen sekaligus mengangkat sel kulit, sehingga kulit tampak bersih dan segar alami. Anda bisa mengonsumsinya dalam bentuk jus. Selain mudah terserap tubuh, jus juga membantu menghidrasi kulit. 

Vitamin E
Makanan yang berasal dari padi-padian, sereal, kacang almond, dapat menjadi pilihan untuk mewujudkan kecantikan kulit alami, menghindari penuaan dini, memperbaiki jaringan kulit pada wajah. Makanan-makanan itu kaya vitamin E yang mampu membuat kulit menjadi lebih lembut, halus, dan lentur.

Lycopene
Tomat adalah salah satu makanan kaya lycopene, yang memiliki antioksidan dan mampu melindungi kerusakan kulit dari dalam. Kandungan lycopene mampu menghilangkan kerut di wajah serta bintik-bintik hitam pada wajah.

Antioksidan
Minuman dengan kandungan antioksidan tinggi, seperti teh hijau, bermanfaat melawan radikal bebas terutama pada usia dini. Antioksidan mampu menghancurkan bahan kimia dalam tubuh untuk mencegah kerusakan kolagen yang memicu kulit kusam. 

Air putih
Kurangnya asupan air dalam tubuh akan membuat kulit layu dan bersisik. Selain mencegah dehidrasi, asupan air putih juga penting untuk menetralisir racun yang memengaruhi elastisitas kulit. Asupan air putih 6-8 gelas setiap hari cukup membantu melembabkan dan melembutkan kulit.


08/04/12

Kopi dan Teh memiliki Keunggulan masing-masing


Saat harus memilih kopi atau teh, biasanya yang menjadi pertimbangan adalah selera karena keduanya sudah terbukti sama-sama menyehatkan. Namun pada saat-saat tertentu, manfaat teh maupun kopi bisa saling mengungguli satu sama lain.

Bagaimanapun kandungan dalam teh dan kopi tidak 100 persen sama, sehingga pilihan yang tepat di antara keduanya harus didasarkan pada banyak pertimbangan di luar urusan selera. Salah satunya adalah tujuan yang pada saat itu ingin didapat dari minuman tersebut.

Kelebihan teh dan kopi pada saat-saat tertentu berdasarkan manfaat yang ingin diperoleh adalah sebagai berikut, seperti dikutip dari Menshealth.com, Minggu (8/4/2012).

1. Saat butuh mendongkrak stamina
Kafein di dalam kopi maupun teh sama-sama bisa mendongkrak stamina dengan cara meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Yang membedakan hanya kadarnya, dalam tiap 200 mL teh terkandung rata-rata 14-16 mg kafein sementara dalam 200 mL kopi kandungan kafeinnya bisa mencapai rata-rata 95 mL.

Pilihan: Kopi, karena kadar kafeinnya lebih tinggi sehingga efeknya lebih kuat dan lebih cepat.

2. Saat butuh selalu sehat
Sebuah penelitian tahun 2009 menunjukkan bahwa minum 4 cangkir kopi tiap hari bisa mengurangi risiko diabetes tipe-2 sebesar 30 persen. Penelitian lain menunjukkan. minum kopi minimal 3 cangkir setiap hari juga bisa menurunkan risiko kanker kulit sebanyak 9 persen.

Meski demikian, manfaat jangka panjang dari kebiasaan minum teh setiap hari juga telah banyak dibuktikan terutama pada teh hijau. Kandungan antioksidan dalam minuman ini bisa memperkuat daya tahan tubuh, serta pada laki-laki sangat efektif mencegah kanker prostat.

Pilihan: Keduanya sama-sama menyehatkan untuk dikonsumsi setiap hari.

3. Saat butuh menurunkan berat badan
Secara umum, kafein sudah terbukti bisa menurunkan berat badan serta lingkar pinggang. Namun secara khusus, sebuah penelitian di American Journal of Clinical Nutrition membuktikan bahwa minum teh hijau setiap hari efektif mengecilkan perut sebanyak 3,4 cm dalam 12 pekan saja.

Pilihan: Teh, karena efeknya lebih cepat dalam membakar lemak dan membuat metabolisme sel menjadi lebih efisien.

4. Saat butuh badan berotot
Jika teh lebih efektif membakar lemak, maka kopi paling efektif membentuk massa otot karena kadar kafein yang lebih tinggi membuat efek stimulansianya makin kuat. Ketika seseorang, terutama laki-laki minum 2,5 cangkir kopi sebelum olahraga maka ia sanggup melakukan sprint atau lari cepat 9 persen lebih jauh.

Pilihan: Kopi, karena otot butuh stimulasi untuk bisa bekerja lebih berat. Makin sering dipakai untuk kerja berat, massa otot akan semakin berkembang.

5. Saat butuh memperbaiki suasana hati
Berbeda dengan kopi yang sering membuat jantung berdebar-debar karena kadar kafeinnya cukup tinggi, teh lebih cocok untuk meredakan ketegangan pada urat saraf. Bahkan menurut European Journal of Applied Physiology, beberapa jenis teh seperti teh melati dan teh lavender bisa meredakan stres dan perasaan gelisah hanya dengan dicium baunya saja.

Pilihan: Teh, sebab tradisi di banyak negara seperti Jepang dan China juga telah membuktikan bahwa minuman ini paling cocok untuk melengkapi waktu bersantai.



sumber
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Artikel Menarik lain