30/12/11

Pria Buncit Lebih Kuat 'Bercinta'


Banyak wanita mendambakan pasangan berpostur tubuh sempurna dengan perut six pack. Tapi, jangan berkecil hati jika pasangan ternyata berperut buncit.

Sebuah studi baru-baru ini di Turki mengungkap, pria dengan kelebihan lemak di bagian perut ternyata mampu melakukan hubungan seks lebih lama dibanding pria berperut rata.

Seperti dikutip dari laman YourTango, para peneliti mempelajari hubungan antara indeks massa tubuh tinggi dan kinerja seksual dari 100 orang dengan masalah disfungsi seksual. Hasilnya kemudian dibandingkan dengan 100 orang tanpa masalah disfungsi seksual.

Hasilnya, pria dengan berat tubuh berlebih yang mayoritas berperut buncit memiliki 'nyali' lebih tinggi dan memiliki daya tahan lebih baik saat berhubungan seksual. Mereka dengan kondisi tubuh gemuk rata-rata bisa bertahan 7,3 menit saat berhubungan seks. Sedangkan pria dengan kondisi perut rata hanya sekitar 2 menit.

Perbedaan lima menit ini cukup signifikan. Pada kenyataannya, mereka menemukan orang kurus lebih mungkin untuk menderita ejakulasi dini.

Para ilmuwan mengatakan bahwa lemak di perut bisa menghasilkan lebih banyak estradiol hormon seks wanita, yang membantu untuk menghambat orgasme. Pada awalnya penelitian itu mungkin tampak berlawanan dengan pemahaman umum selama ini

29/12/11

Pilihan Pereda Stres...


Penelitian menunjukkan bahwa rasa khawatir dan stres yang berkepanjangan dapat berdampak negatif bagi kesehatan Anda. University of Rochester School of Medicine menemukan bahwa orang dengan jabatan pekerjaan yang tinggi, memiliki indeks masa tubuh (BMI) yang juga tinggi.

Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh Tel Aviv University di Israel menunjukkan bahwa karyawan yang mengalami tingkat stres tinggi, 1,8 kali lebih mungkin terkena diabetes tipe 2. Lalu penelitian dari University of California di San Francisco menjelaskan, stres dapat memicu hormon yang bisa menyebabkan gangguan kulit seperti psoriasis dan eksim.

Jika stres melanda, tenangkanlah pikiran dan diamkan diri sesaat. Selanjutnya, ikutilah tips yang dilansir myhealthnewsdaily ini agar Anda bisa terbebas dari stres dan beban pikiran.

1. Jangan Mengeluh
Jika Anda pikir mengeluh itu merupakan cara baik untuk melampiaskan stres, Anda salah. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Kent di Inggris menemukan bahwa mengeluh kepada orang lain hanya akan membuat orang merasa semakin buruk. Para peserta penelitian menjadi lebih tidak puas dengan keadaannya, daripada saat mereka belum mengeluh dan curhat.

"Mengeluh bukan strategi yang efektif untuk mengatasi stres sehari-hari, apakah mereka memiliki kecenderungan perfeksionis atau tidak. Penelitian menunjukkan bahwa mengeluh malah membuat kadar stres meningkat ketimbang berkurang," ujar psikolog Brad J. Bushman, pengajar di Ohio State University.

2. Lebih Banyak Tidur
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), memiliki waktu tidur yang lebih banyak tidak hanya membuat penampilan menjadi segar, namun juga meningkatkan kesehatan dan mengurangi stres. Penelitian dari Clayton Sleep Institute menunjukkan bahwa orang dengan tingkat stres kronis dilaporkan memiliki durasi tidur yang lebih pendek serta kualitas yang buruk.

Selain itu, peneliti juga menemukan bahwa orang yang waktu tidurnya kurang, lebih mungkin mengalami stres. Untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup, para pakar kesehatan menyarankan agar Anda makan 2-3 jam sebelum tidur, menghentikan konsumsi kafein dan rokok minimal 8 jam sebelum tidur, serta merencanakan jadwal tidur dalam aktivitas harian.

3. Banyak Gerak
Olahraga merupakan cara mengatasi stres yang paling baik, karena dapat mengurangi kortisol --hormon yang dilepaskan oleh kelenjar adrenal ketika sedang stres. Kadar kortisol yang tinggi, nantinya bisa merusak organ. Oleh karena itu CDC merekomendasikan orang yang sedang stres untuk melakukan kegiatan penguatan otot besar seperti otot pada kaki, pinggul, punggung, perut, dada dan lengan. Lakukan latihan ini minimal 2 jam, dua hari dalam seminggu.

4. Tertawa
Sebuah penelitian yang dilakukan di Loma Linda University pada 2001 menemukan bahwa orang yang melihat video lucu mengalami penurunan hormon stres, kortisol dan epinefrin. Mereka juga dikatakan telah mengalami peningkatan endorfin, zat yang dapat meningkatkan mood dan sistem kekebalan tubuh.

Tertawa tidak hanya membantu atasi stres saja, tertawa juga dapat mengatasi rasa sakit pada fisik seseorang. "Tertawa itu memang secara fisik melelahkan dan apapun yang membuat tubuh terkuras secara fisik memicu keluarnya endorphin, yang memang respon natural tubuh untuk mengontrol rasa sakit," ujar Professor Dunbar dari Universitas Oxford.

28/12/11

5 Pegangan wanita sukses


Tak ada orang yang dilahirkan untuk menjadi CEO, atau presiden direktur sebuah perusahaan berskala nasional. Yang ada adalah orang yang belajar dan bekerja keras untuk menempati posisi tersebut. Tidak mudah bagi kaum perempuan untuk meraih jabatan dan gaji yang tinggi, namun mereka yang berhasil adalah yang punya trik-trik khusus untuk mencapainya. Anda ingin tahu bagaimana mencapai posisi ini dan mempertahankannya?

1. Pastikan pasangan selalu berkomitmen pada Anda, dan kesuksesan Anda
Angela Ahrendts, CEO Burberry dan ibu tiga anak, mengatakan, "Kesuksesan saya tak pernah terjadi dengan cara seperti ini jika Gregg tidak bersedia mengambil beberapa peluang yang hebat." Sang suami rela menjual bisnis kontraktornya di New York, dan pindah ke pinggiran kota London untuk menjadi ayah rumah tangga.

2. Jadilah diri sendiri
Indra Nooyi, CEO PepsiCo berdarah India, adalah salah satu perempuan CEO dengan gaji tertinggi. Saat menghadiri wawancara kerjanya yang pertama, ia tetap pede mengenakan pakaian sari. Sampai saat ini, peraih urutan pertama Most Powerful Woman in Business untuk tahun 2009 dan 2010 (versi majalah Forbes) ini masih sering memakai kain sari untuk menghadiri acara-acara korporat. 

3. Nama Anda adalah brand, jagalah dengan seluruh hidup Anda! 
Begitu Anda mendapat kepercayaan untuk memegang jabatan atau posisi tertentu, selalu jaga nama baik Anda. "Saya sangat berhati-hati dengan brand itu sendiri. Mangkuk yang bertuliskan nama saya, sayalah yang mendesainnya," tutur Rachael Ray, chef berpenghasilan 18 juta dollar setahun (majalah Forbes, Juni 2008). 

4. Tak usah buang-buang energi melawan musuh 
Persaingan di dunia kerja sangat keras. Bila tidak mampu bersaing, "pemain" lama akan cepat digantikan oleh wajah-wajah baru. Tak jarang, orang akan dijatuhkan oleh karena politik kantor ataupun sekadar rasa tak suka. Di dunia hiburan pun situasinya tak jauh berbeda. "Saya tak bisa berharap semua orang menyukai apapun yang saya lakukan," ujar Beyonce Knowles.

5. Tidak menyimpan rasa bersalah
Ibu bekerja umumnya merasa bersalah saat harus meninggalkan anak di rumah. Menurut Andrea Jung, Chairman dan CEO Avon Cosmetics, sikap ini harus ditinggalkan. "Dulu saya sering merasa bersalah. Kalau sedang bersama anak, saya merasa bersalah dengan kantor, dan jika saya di kantor, saya merasa bersalah dengan anak-anak. Tapi itu dulu. Saya belajar bahwa sebagai ibu bekerja kita tidak bisa melakukan semuanya, dan yang pasti tidak dalam satu hari. Anda bisa menemukan keseimbangan."

26/12/11

20 Kebiasaan Pria yang Ternyata Dibenci Wanita

Perjuangan mencari pasangan yang sempurna ternyata memang tak pernah membuahkan hasil. Menurut sebuah studi yang melibatkan 2.000 perempuan, pria sempurna yang selalu dicari perempuan ternyata tak pernah ada.

Dari survei yang digelar Remington, kebanyakan perempuan gagal menemukan pasangan yang benar-benar memuaskan mereka. Tingkat kesempurnaan pasangan dinilai hanya sebesar 69 persen, di mana para pria dianggap gagal membaur dengan teman-teman si wanita, cara mengemudi yang tidak nyaman, terlalu banyak nonton acara olahraga, dan ketidakmampuan untuk melakukan multitasking.

"Tampaknya, perempuan cukup realistis dengan apa yang mereka cari pada diri pasangan," ungkap Nikki McReynolds, Direktur Marketing Remington. "Sebenarnya mereka mampu menerima sedikit ketidaksempurnaan, tetapi ada beberapa perilaku pria yang tidak bisa ditolerir lagi."

Satu dari lima perempuan, misalnya, akan memaafkan kebiasaan pasangan yang membiarkan dudukan toilet terangkat, atau jika mereka tidak mau membantu memasak. Kemudian, sepertiga perempuan juga akan membiarkan pasangannya terlalu lama menonton acara olahraga asalkan mereka masih mendengarkan jika istri mengatakan sesuatu. Soalnya, para perempuan tahu jika pasangannya hanya pura-pura mendengarkan, atau mendengarkan dengan cara "masuk telinga kiri, keluar telinga kanan".

Yang tak bisa dimaafkan adalah kebiasaan pria memakai sikat gigi pasangannya dan tidak mendengarkan, dan dengan sendirinya mengurangi nilai sempurna itu tadi.

"Rata-rata pria mungkin tak akan mampu bersaing dengan David Beckham. Namun, masih ada sejumlah perubahan kecil yang bisa mereka lakukan untuk membuat perbedaan besar," ujar McReynolds.

Jajak pendapat tersebut juga mendapati apa yang sebenarnya diinginkan kaum perempuan. Mereka, seperti kita juga, mencari pria dengan kepribadian yang baik, selera humor, dan penampilan yang enak dilihat (tidak harus ganteng, lho!). Meninggalkan pakaian di lantai kamar dan mengorok juga merupakan kebiasaan pria yang tidak disukai wanita.

Berikut adalah daftar ketidaksempurnaan yang dimiliki rata-rata pria:
1. Tidak membaur dengan keluarga pasangan
2. Menggunakan sikat gigi pasangan
3. Membiarkan toilet jadi kotor
4. Membenci teman-teman pasangan
5. Tidak bersikap baik pada anak-anak
6. Malas
7. Membiarkan jenggot tumbuh liar 
8. Meninggalkan potongan kuku di tempat ia memotong kukunya
9. Mengemudi dengan ugal-ugalan
10. Cepat marah
11. Bersikap seperti anak mami
12. Memakai toilet dengan pintu terbuka
13. Meninggalkan pakaian kotor di lantai kamar
14. Membiarkan bulu-bulu di wajah tak terpelihara
15. Mengkritik cara mengemudi pasangan
16. Bersendawa atau kentut sembarangan
17. Tidak suka anjing
18. Tidak membantu mencuci pakaian
19. Terlalu banyak nonton acara olahraga
20. Tidak membantu memasak

25/12/11

Terlalu Membenci Bos,bisa Mempengaruhi Kesehatan..

Hubungan manajer dan staff yang bergejolak membuat seseorang merasa terpojok dalam kesehariannya, demikian hasil studi yang diberitakan Daily Mail. Stres dan hidup tertekan karena pekerjaan memang telah menjadi masalah klasik bagi Anda yang bekerja sebagai pegawai.  

Bahkan di era kebebasan dan modern seperti saat ini, di mana buku panduan menjadi bos yang baik dan panduan memikat hati bos bisa didapatkan dengan mudah. Sebuah studi terbaru di Florida State University College of Business menggambarkan betapa buruknya hubungan bos dan pegawai sampai saat ini.

Lebih dari 40 persen dari 400 pegawai level menengah yang disurvey mengatakan mereka tidak akan menyapa atasan mereka jika berpapasan di jalan. Sebanyak 32 persen lainnya menganggap mereka bekerja untuk 'Dr. Jekyll and Mr. Hyde', yaitu sosok baik dan buruk dalam satu pribadi. Sisanya, sekitar 29 persen mengatakan bahwa bosnya tidak segan-segan untuk melempar mereka ke jalanan ramai untuk menyelamatkan pekerjaan mereka.

Penelitian Profesor Wayne Hochwarter yang mempelajari faktor penyebab stres dan penurunan kemampuan di tempat kerja selama bertahun-tahun menunjukkan bahwa para pekerja yang berada dalam kondisi kerja demikian akan mengalami stres baik di tempat kerja maupun di rumah, dan akhirnya tidak memiliki kemauan memberikan usaha lebih demi kebaikan dan keberhasilan perusahaan. Sementara untuk dirinya sendiri, orang tersebut akan cenderung mengalami gangguan tidur, penurunan rasa percaya diri dan kehilangan hidup yang berkualitas. 

So, hampir semua orang mengalami kondisi kerja yang tidak kondusif dan menyiksa. Ketika Anda mengalaminya, pikiran positif akan membantu memperbaiki keadaan ketimbang semakin membenci bos Anda, karena efek dari membenci bos ternyata justru merugikan diri Anda sendiri. Orang lain di luar sana bisa mengatasinya, tentu Anda juga bisa untuk tetap positif dan bergembira!

Banyak Atasan Menganggap Riasan Karyawati Mereka Terlalu Berlebihan..

Sebuah survei yang digelar oleh officebroker.com mengungkapkan bahwa lebih dari sepertiga atasan ternyata menganggap riasan wajah karyawati di kantornya terlalu menor. Lipstik merah menyala, smokey eyes, dan blush on yang terlalu tebal, dianggap sebagai kecerobohan terbesar. Sebanyak 32 manajer mengatakan bahwa warna lipstik yang kuat akan berlebihan bila dikenakan saat ke kantor.

Jajak pendapat terhadap 500 pria dan wanita ini mendapati bahwa 28 persen bos tidak menyukai perempuan dengan riasan mata yang terlalu berat, dan 15 persen menganggap blush on yang terlalu tebal justru bikin ilfil. Namun, 12 persen bos juga mengatakan mereka menyukai perempuan yang mengenakan riasan wajah secukupnya saat ke kantor.

"Kebanyakan dari kita mencoba tampil terbaik saat di kantor, tetapi kadang-kadang orang bertindak berlebihan untuk membuat orang lain terkesan," kata seorang juru bicara officebroker.com.

Seperti yang kerap dikatakan orang, cantik itu tergantung pada siapa yang melihat. Apa yang disukai satu orang, belum tentu disenangi orang lain. Namun, pada dasarnya yang sederhana itu yang lebih baik, bila menyangkut penampilan secara profesional, demikian menurutnya. 

08/12/11

Dapat Poin Positif di Pekerjaan dengan Memakai Kacamata!

Kunci sukses mendapatkan pekerjaan bukan hanya kemampuan menjawab pertanyaan saat wawancara tetapi juga penampilan alias apa yang Anda kenakan. Jika Anda sedang dalam proses perekrutan pekerjaan, cobalah kenakan kacamata. Itu karena menurut penelitian, perusahaan cenderung merekrut karyawan yang mengenakan kacamata saat wawancara. 

Sepertiga orang dewasa berpikir pengguna kacamata terlihat lebih profesional. Sementara 43 persen orang dewasa berpikir bahwa mereka terlihat lebih cerdas. Sebanyak 40 persen dari mereka yang memiliki mata normal bahkan mempertimbangkan untuk menggunakan kacamata demi meningkatkan kesempatan mendapat pekerjaan. 

Sebanyak enam persen, menggunakan kacamata demi tampil modis. Lalu, sembilan persen berpikir kacamata membuat pemakainya terlihat lebih menarik. Presentase tersebut merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh College of Optometrists.

"Hal ini tak terlalu mengejutkan, bahwa kalangan bisnis ingin memperkerjakan staf yang pintar. Dan streotipe lama kalau orang berkacamata cenderung pintar tetap bertahan," kata Cary Cooper, profesor psikologi dari Lancaster University, Inggris, seperti dikutip dari Daily Mail.  

Faktanya, kacamata merupakan indikasi buruk dalam hal kepintaran karena ia memiliki penglihatan yang buruk. Menurut Cooper, ada kemungkinan bahwa beberapa orang lebih percaya diri dan mengubah perilaku ketika mereka memakai kacamata, yang dapat dengan sendirinya meningkatkan kemampuan mereka saat wawancara.

02/12/11

Asyiknya Bisnis Produk Perawatan

        Peluang Usaha Mencari Uang bisa  Sukses dari bidang yang bermacam macam, bisa dari bidang Kuliner, bidang Fashion, bidang Otomotif, dan lain lain

       akhir akhir ini yang Makin banyak diminati untuk dijadikan bisnis adalah produk perawatan, karena ternyata makin banyak yang melakukan perawatan tubuh, dan sebagian besar konsumennya wanita, dimana wanita suka belanja kan? jadi perputarannya cepat, mulai parfum, make up, lotion perawatan kulit cantik, Shampo, Pembersih wajah, dsb. banyak yang pakai, bahkan sekarang banyak juga Lelaki pakai parfum dan pembersih wajah..

       Salah satu Produk perawatan tersebut adalah Oriflame, Merk produk Perawatan Impor Berkualitas Tinggi dari Swedia dengan banyak jenisnya, mulai Tata rias lengkap, Pembersih Wajah, Lotion perawatan kulit, Parfum, dan banyak lagi. harganya pun bervariasi, mulai 10ribu-an sampai ratusan ribu, bisa dicek di SebelahSini

      beberapa keunggulan join Oriflame, pertama adalah Diskon/laba yang tinggi, setiap member dapat Diskon/laba sebesar 23% dari harga barang yang dijualnya, banyak kan untungnya...? Kalau kita Pakai sendiri pun, juga sudah untung, karena dapat Produk Impor dengan harga member yang diskon
   
   Keunggulan kedua adalah banyaknya kantor cabang yang tersebar di seluruh indonesia, hal ini memudahkan untuk pengiriman barang pesanan ke konsumen. mulai Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dsb. selengkapnya bisa dilihat di SebelahSini
         
     Keunggulan lain yang juga membikin banyak yang Tertarik Bergabung adalah murah dan mudahnya syarat bergabung, dengan uang Rp. 49.900 (cuma sekitar 50 ribu) dan KTP, kita bisa segera menikmati keunggulan keunggulan diatas

      
            Berikut adalah Beberapa yang sudah menikmati banyak Keunggulan Join oriflame

Para Lelaki yang ikut Menikmati Serunya Bisnis Produk Perawatan, Simak pengakuan mereka  di SebelahSini

Buat yang sudah kerja kantor, Join Oriflame pun bisa jadi satu cara mendapat Penghasilan Tambahan, seperti bisa diklik di SebelahSini

Merasa Masih muda tapi sudah ingin belajar cari Uang? beberapa contoh bisa diklik alasannya di SebelahSini

Ada Juga Para Bunda yang Join Oriflame karena ingin Kerja cari duit di Rumah, karena bisa sambil Urus Anak dan Masak, bisa diklik di SebelahSini

Bagi yang Sekedar ingin belajar bagaimana ilmu bisnisnya saja pun, bisa diklik di Sebelah Sini

Buat yang pengen jadiin sebagai Bisnis OnLine, bisa diklik di SebelahSini

Ada yang berhasil Merubah Kesusahan Hidup jadi Sukses dengan Oriflame lho, Klik Contohnya di SebelahSini

termasuk konsumen setia produk perawatan..? Simak Biaya yang bisa dihemat dengan jadi Member di  SebelahSini

sedang Ingin Bisnis yang bisa Bertahan sampai Hari Tua...? boleh klik SebelahSini

Punya Banyak Impian? wujudkan dan klik SebelahSini

jadi itu sekilas sekedar informasi adanya satu lagi Pilihan Peluang Usaha, Semoga Bermanfaat..

Info lain bisa diklik pada salah satu banner di halaman ini yaa....




.

Alasan Populer Bolos Kerja

Banyak sekali bos atau manajer yang tidak percaya jika karyawan atau anak buah mereka izin tidak masuk karena sakit. Hal ini diketahui dari survei yang dilakukan oleh  Sambucol, sebuah brand multivitamin

Setelah melakukan survei pada 3.000 atasan, ditemukan sekitar 75 persen dari mereka tidak percaya ketika bawahannya meminta izin sakit. Para atasan cenderung berpikir kalau bawahannya hanya ingin beristirahat di rumah.

Lebih dari 60 persen dari atasan mengatakan bahwa kurangnya persentase kehadiran pasti berpengaruh negatif pada pada promosi atau kenaikan gaji para pekerja. Flu dan sakit kepala dianggap bukan alasan kuat untuk izin tidak masuk kerja. Lalu, rasa nyeri dan diare juga dianggap alasan yang kurang kuat untuk tidak masuk kerja, bagi sepertiga atasan. Bahkan, beberapa atasan tidak bisa terlalu bersimpati pada kondisi atau alasan lengan patah.

Untungnya, Anda masih dapat mengajukan permohonan untuk mengambil libur sehari untuk mengembalikan kondisi yang jika kurang sehat. Tapi, tidak lebih dari satu hari. Sebagian besar atasan, berharap pekerjanya kembali masuk jika sudah izin sakit flu selama tiga hari.

Jika menderita serangan migrain, Anda bisa dengan mudah mendapat izin tidak masuk. Tetapi, ketika Anda mengatakan "sakit kepala" akan sulit sekali mendapat izin tidak masuk. Menurut juru bicara Sambucol, seperti dikutip dari Genius Beauty sebagian besar pengusaha Inggris, berharap para karyawannya tidak mengajukan izin sakit, kecuali jika keadaaannya benar-benar buruk.

01/12/11

Minum Kopi Hilangkan Depresi

Banyak dari kita yang sangat tergantung pada secangkir kopi di pagi hari. Efek kopi umumnya dirasakan sebagai suntikan energi dan semangat untuk menjalani aktivitas sepanjang hari.

Namun, tahukah Anda secangkir kopi di pagi hari tidak hanya memberikan ekstra energi, tetapi juga meningkatkan suasana hati yang berlangsung lebih lama dari yang kita sadari.

Seperti dilansir Daily Mail, sebuah penelitian membuktikan bahwa wanita yang meminum empat cangkir kopi atau lebih setiap harinya akan jauh dari depresi dibandingkan seperlima dari wanita yang tidak meminum kopi.

Dan, mereka yang meminum dua hingga tiga cangkir dapat memotong risiko depresi hingga 15 persen.

Para peneliti dari Universitas Harvard membandingkan asupan kopi dan risiko depresi pada hampi 51 ribu wanita selama 10 tahun. Mereka memang tidak meneliti pria, tetapi penelitian lainnya juga mengatakan bahwa pria memiliki efek yang sama dengan wanita.

Para peneliti menuangkan hasil penelitiannya pada Journal of American Medicine Association. Mereka berpikir bahwa kafein bekerja seperti antidepresan dengan menghentikan produksi beberapa hormon seperti serotonin.

Mereka juga mengatakan bahwa kopi dapat meningkatkan suasana hati dan memberikan energi dalam waktu yang lama. Selain kopi, para peneliti juga menanyakan konsumsi teh, coklat, alkohol setiap harinya, serta apakah mereka melakukan olahraga.

Dari sana, mereka melihat bahwa kopi memiliki dampak yang lebih kuat untuk menghilangkan depresi. Namun, kopi tanpa kafein tidak bekerja sama sekali. "Hasil kami mendukung efek protektif dari kafein, terutama dari kopi, terhadap risiko depresi," ujar Dr Michel Lucas, dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Harvard.

Meski demikian, menurutnya, investigasi lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi hasil temuan ini dan untuk menentukan apakah konsumsi kopi berkafein dapat memberikan kontribusi dalam pencegahan atau pengobatan depresi.
Meningkatkan Sensasi
Para ilmuwan menunjukkan bahwa kafein memiliki efek psikostimulan termasuk meningkatkan sensasi senang dan energi. Mereka berkesimpulan bahwa kopi akan digunakan sebagai antidepresan di masa depan.

Sama halnya seperti pada wanita, penelitian di Finlandia menunjukkan bahwa pria yang mengonsumsi lebih dari empat cangkir kopi setiap hari juga lebih cenderung terhindar dari depresi.

Memang, wanita lebih cenderung depresi dibandingkan wanita. Bahkan satu dari tujuh wanita mengalami depresi di beberapa titik di kehidupannya.vDan bulan lalu, peneliti asal Jerman mengklaim bahwa wanita jaman sekarang dua kali lebih mungkin terserang depresi dibandingkan 40 tahun lalu.

Tak hanya sebagai antidepresan, kopi juga bermanfaat sebagai pencegah kanker prostat, encok, dan Alzhaimer, serta meningkatkan kekuatan otak.

Namun, kopi tak sepenuhnya menguntungkan. Anda tidak dapat mengonsumsinya secara berlebihan karena kopi terbukti secara klinis dapat meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung. Bahkan, wanita hamil tidak disarankan minum kopi lebih dari dua cangkir sehari karena dapat berpengaruh pada kehamilan.

Wanita Terkesan Sukses Bila Pakai Rok

 Saat ingin terlihat rapi dan terkesan resmi, mengenakan blazer dan celana panjang memang lebih praktis. Tetapi, jika ingin mendapat kesan yang lebih baik dan sukses dalam hal karier, Anda tampaknya harus mengenakan rok.

Wanita terlihat lebih percaya diri dan terkesan memiliki gaji besar saat mengenakan rok dibandingkan celana panjang. Ini merupakan hasil penelitian Profesor Karen Pine dari Universitas Hertfordshire, Inggris, seperti yang dilansir harian Daily Mail.

Penelitian ini berupa survei dari 300 responden terhadap foto-foto wanita yang mengenakan berbagai celana dan rok. Para responden memberikan peringkat pada delapan foto dalam lima kriteria. Yaitu kepercayaan diri, kesuksesan, dapat dipercaya, gaji dan fleksibilitas. 

Setelan rok dan celana yang dikenakan wanita dalam foto berwarna sama dan terbuat dari bahan yang sama. Wajah dalam foto juga disamarkan. Para ilmuwan menemukan bahwa setelah tiga detik responden langsung menilai. Wanita yang mengenakan setelan rok terkesa lebih baik daripada yang mengenakan setelan celana.

"Kesan pertama terbentuk dengan cepat dan seringkali sangat akurat. Setelah melihat wajah hanya satu detik, orang membuat penilaian tentang pribadi orang lain dan pekerjaannya. Wanita umumnya memiliki pilihan yang lebih luas dalam hal pakaian kerja dibandingkan pria. Tapi, masih harus menjaga identitas yang menyeimbangkan profesionalisme dengan daya tarik," kata Profesor Karine.

Ia juga mengungkap, setelan rok bisa mencapai keseimbangan di antara keduanya tanpa terkesan provokatif. Menurutnya, busana memang bisa memancing opini hanya dalam hitungan detik.

"Berbusana demi mendapatkan kesan baik merupakan hal penting, dan bahkan bisa jadi kunci keberhasilan karier," ujar Profesor Karine.
Dipopulerkan Hollywood
Wanita sebenarnya mulai mengenakan celana panjang pada 1920an, tetapi tidak pernah menggunakannya dalam acara penting. Tapi, sejak dipopulerkan oleh artis-artis Hollywood seperti Greta Garbo, Katharine Hepburn dan Marlene Dietrich, makin banyak wanita yang mengenakan celana panjang, termasuk saat mendatangi acara resmi. 

Setelan celana dan blazer yang kini populer pun tidak lepas dari ide Yves Saint Laurent. Ia menemukan setelan celana panjang pada 1960 saat merancang ulang tuxedo pria.
Tuxedo 'Le Smoking' yang dibuatnya lalu bertransformasi menjadi busana wanita. Busana ini kemudian menjadi 'pakaian sempurna' bagi wanita di era 1970an untuk ke kantor

Karyawan Muda Lebih Rentan Stres

Sebuah survei menemukan karyawan muda berusia di bawah 30 tahun lebih rentan sakit ketimbang karyawan yang lebih senior. Mereka juga berisiko lebih tinggi mengalami stres ketimbang rekan kerja paruh baya. 

Jajak pendapat terhadap 3.000 orang dewasa menemukan, tempat kerja adalah penyebab terbesar karyawan muda terserang penyakit. Sebanyak 72 persen karyawan berusia di bawah 30-an mengatakan mereka sakit setidaknya satu hari dalam sebulah, dibandingkan 46 persen karyawan berusia diatas 55 tahun.

Karyawan muda, berdasar jajak pendapat lebih mungkin mengalami pilek, alergi dan alergi makanan. Riset yang sama juga menunjukkan seperempat karyawan muda cenderung mengambil cuti akibat stres daripada satu dari enam karyawan yang lebih senior. Di saat bersamaan, 86 persen karyawan umur 18-29 tahun merasa stres di tempat kerja dibandingkan dengan 66 persen karyawan yang lebih tua. 

Dampak stres lainnya termasuk gejala iritasi, sakit kepala, kelelahan dan insomnia. Survei yang dilakukan produsen multivitamin probiotik Multibionta menekankan pentingnya 'kesadaran akan kesehatan' bagi pekerja di bawah 30 tahun. 

Hal menarik lain dalam studi adalah, para pekerja muda lebih cenderung makan makanan sampah secara teratur dan merupakan perokok berat. Hanya separuh dari karyawan muda makan lima porsi sayur dan buah ketimbang pekerja di atas 55 tahun. Mereka juga cenderung minum alkohol lebih banyak, bekerja lebih lama, kurang tidur dan makan makanan tak sehat ketimbang karyawan dengan usia dua kali lipat usia mereka.

Peter Morton, Manajer Penjualan Multibionta menyatakan, "Dunia kerja saat ini serba cepat, menimbulkan gaya hidup tak sehat pada generasi muda. Sedangkan generasi yang lebih dewasa menyadari pentingnya menjaga kesehatan dan menjalani gaya hidup seimbang." 

Profesor Glenn Gibson, pakar probiotik dari Universitas Reading mengatakan, hal yang wajar mengalami stres dalam pekerjaan atau kehidupan sehari-hari. "Penting untuk mempertimbangkan dampak kedua hal ini terhadap kesehatan dan kesejahteraan Anda," ujarnya seperti dikutip Huffington Post
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Artikel Menarik lain