20/10/11

Kesan Pertama terhadap orang Berlangsung 119 Detik...!

Kesan pertama begitu menggoda, itu adalah ungkapan yang sempat terkenal beberapa tahun yang lalu. ternyata hal itu menginspirasi sebuah penelitian.

Tidak perlu waktu lama bagi seseorang untuk memberikan kesan pertama yang baik. Menurut penelitian terbaru, hanya butuh waktu kurang dari dua menit, atau sekitar 119 detik untuk membentuk kesan pertama.

Seperti yang dikutip dari Times of India, lebih dari 84 persen warga Inggris menilai seseorang pada kesan pertama. Sembilan persennya, tidak ingin mengubah penilaian mereka mengenai kesan tersebut walau sudah mengenal lebih lama.

Menurut penelitian yang dilakukan Experian Credit Expert, senyum menawan dan rambut yang bersih merupakan awal yang baik untuk mendapatkan kesan pertama yang sempurna. Penelitian yang sama juga menemukan bahwa bau mulut merupakan hal yang dapat menghancurkan kesan pertama.

"Baik saat kencan, wawancara kerja, bertemu manajer bank atau pertemuan hukum, kesan pertama dihitung dari awal perjumpaan hingga menit kedua," ujar ketua Experian Credit Expert, Peter Turner.

Menurut psikolog Linda Blair, ada empat hal yang perlu dilakukan untuk mendapatkan kesan pertama yang sempurna. Pertama, Anda harus menenangkan diri. Tarik napas dalam-dalam, dan pastikan diri Anda dalam keadaan yang paling siap. Kedua, Tingkatkan kepercayaan diri Anda dengan menegakkan tubuh. Menunduk hanya akan menunjukkan tingkat stres yang berlebihan pada Anda.

Ketiga, tersenyumlah! Tersenyum adalah cara paling sederhana untuk menghilangkan stres. Dengan tersenyum, kesan pertama orang lain terhadap Anda juga akan membaik. Terakhir, jangan takut untuk melakukan kontak mata. Kontak mata menunjukkan ketertarikan Anda terhadap lawan bicara

Baca artikel menarik lain tentang pergaulan, Klik di SebelahSini ya

09/10/11

Orgasme tidak terlalu dianggap Penting pada 80% Wanita


Hubungan antara wanita dan pria tentu tak terlepas dari topik seksual, dan berbicara tentang seksual tentu juga tidak jauh dari topik Orgasme.

Orgasme masih menjadi topik paling menarik dalam diskusi maupun penelitian soal seks. Berbagai riset dan pembahasan tentang orgasme pun memberikan ragam informasi menarik seputar 'fase tertinggi' dalam proses bercinta ini.

Sebuah survei dari situs Good In Bed menemukan, lebih dari 70% wanita memalsukan orgasme, dan 80% menganggap orgasme tidak terlalu penting. Selain itu masih banyak fakta lain yang didapatkan dari hasil survei yang dilakukan terhadap 2.613 pria dan 2.223 wanita ini. Sebagian besar dari mereka sudah memiliki anak, sebagian lagi belum dan beberapa baru menjalani hubungan kurang dari enam bulan. Ini dia uraiannya.

1. Wanita Tidak Terlalu Peduli dengan Orgasme
Walaupun wanita menikmati orgasme sama besarnya dengan pria, namun mereka tidak terlalu menganggap orgasme itu penting. Sebagian besar wanita tidak mempermasalahkan apakah mereka akan mendapat orgasme atau tidak saat bercinta. Statistik menunjukkan, 91% pria menganggap orgasme penting dalam bercinta, sementara wanita yang peduli hanya sebanyak 20%.

2. Tingkat Kepuasan Bercinta Pria dan Wanita Sama Tinggi
Meskipun pria lebih sering mengalami orgasme daripada wanita, namun tingkat kepuasan dan kenikmatan yang didapat pria dan wanita saat bercinta sama tingginya. Lebih dari 60% pasangan merasakan kenikmatan dan kesenangan dari orgasme, seberapa pun seringnya mereka mengalaminya.

3. Faktor Paling Penting Penentu Orgasme
Merasa saling terhubung secara emosional antar pasangan dan kepercayaan diri, merupakan faktor-faktor yang paling menentukan untuk dapatkan orgasme. Sementara gangguan mental seperti stres dan depresi, dinilai responden menjadi sebab paling utama yang menghalangi pasangan meraih orgasme.

4. Alasan Pria & Wanita Memalsukan Orgasme Berbeda
Baik pria maupun wanita pernah memalsukan orgasme, tapi alasan kenapa mereka melakukannya berbeda. Sebanyak 70,6% wanita pernah memalsukan orgasme, dan mayoritas dari mereka melakukannya karena tidak ingin menyakiti hati pasangannya. Sementara sebagian besar dari 30,2% pria yang memalsukan orgasme, mengaku terpaksa melakukannya agar sesi bercinta cepat selesai.

5. Mayoritas Pasangan Tak Mengaku Pernah Palsukan Orgasme
Meskipun banyak pria dan wanita yang memalsukan orgasme, tapi sebagian besar dari mereka tidak mau mengakuinya pada pasangan masing-masing. Karena memalsukan orgasme masih dianggap sebagai perbincangan yang tabu. Hanya 7% pria dan 12% wanita yang mau membicarakan masalah tersebut pada pasangannya.

Baca Artikel lain tentang hubungan Lelaki dan Perempuan di Ranjang, di SebelahSini
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Artikel Menarik lain